Dari Lingkungan Pesantren Menuju Panggung Politik
Cimahi, BEDAnews
Lahir dan dibesarkan dilingkungan pesantren, Ajang Rachman yang kini diberi amanah memimpin DPRD Kota Cimahi ini tak menyangka jika dunia politik akan menjadi bagian dari aktivitas kehidupannya. Betapa tidak, pria kelahiran Samarang Garut ini, saat kecil menghabiskan waktunya dilingkungan pesantren. “Sejak SD saya sudah terbiasa dengan lingkungan pesantren sehingga seperti kebanyakan anak0anak lainnya aktivitas mengaji mewarnai kehidupan saya dimasa kecil, saat itu saya bersekolah di SD Pasir Kiara Samarang Garut,” katanya.
Namun masa kecilnya tak lama di kota Dodol ini. Usai lulus SD Ajangpun melanjutkan sekolahnya di SMP Mutiara Bandung hingga 1982, dan pada 1981 melanjutkan sekolahnya di SMK Kiansantang hingga lulus tahun 1985 dan pada 2011 gelar sarajana pendidikanpun dia Sandang usai menyelesaikan studinya di STKIP Siliwangi Bandung.
Suami dari Atin Armilah ini mengenang, saat usia SD, aktivitas mengaji dan kegiatan keagamaan lainnya mewarnai kesehariannya dan membekas hingga kini. Bersama teman-teman kecilnya saat itu, dia digembeleng oleh kelurganya di Pesantren Nurul Huda di Desa Pasir Kiara Kecamatan Samarang Kabupaten Garut.
Mantan pegawai salah satu Bank Swasta di Bandung inipun brcerita, dunia politik sebeteulnya bukan bidang yang dijalankannya, namun entah karena sudah digariskan untuk terjun disana, akhirnya pada 2003, bersama Agoes Sutragus, Ade Irawan dan almarhum Sutjipto, Ajang merintis berdirinya Partai Demokrat di Kota Cimahi . “ Aktif di dunia politik, ternyata cukup menyenangkan juga, karena saya jadi bertambah saudara kerabat dan wawsanpun menjadi lebih terasah,” kata ayah berputra dua ini.
Karir politik ayah dari Aldi Rahmawan (alumni Unpad( dan Evi Anitasari (Siswi SMAN 2 Cimahi) ini pun dimulai. Pada 2004 berkendaraan Partai Demokrat, Aajangpun mencoba mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kota Cimahi di Kecamatan Cimahi Selatan. Bersama Ade Irawan, Cecep Rustandi, Agoes Sutragus, almarhum Sutijpto dan Edi Kanedi, akhirnya Ajang Rachman terpilih menjadi anggota DPRD periode 2004 – 2009 dan pada 2009, meski dipindahkan daeha pemilihannya di Kecamatan Cimahi Utara, diapun terpilih kembali menjadi anggota legislatif dan dipercaya untuk menjadi Sekretaris Komisi IV sampai 2011 dan memimpin Komisi III., sebelum diberikan amanah menjadi Ketua DPRD Kota Cimahi.
Aajang bertutur, banyak suka duka selama dua periode ini menjadi anggota DPRD Kota Cimahi, karena selain melaksanakan aktivitas di lembaga legsilatif, ternyata di daerah pemilihannya pun masih banyak warga yang membutuhkan bantuan. “Sebagai anggota dewan yang terpilih atas dukungan masyarakat, tentu saja kita tidak boleh lupa untuk ikut memberikan empati kepada masyarakat, karenanya tak heran jika ada saja warga yang harus dibantu untuk berobat ke rumah sakit, melanjutkan jenjang pendidikan atau kebutuhan lainnya, jika kita sedang memiliki kelebihan rejeki tak ada salahnya jika ikut berbagi dengan mereka,” jelasnya.
Kini, setelah resmi menjadi Ketua DPRD Kota Cimahi, Ajang berharap untuk membawa lembaga DPRD ini kearah yang lebih baik dan meningkatkan kebersamaan antara ekskutif dan legislative di Kota Cimahi. Karena Pemerintahan Daerah terdiri dari eksekutif dan legislative, karenanya kedua lembaga ini harus lebih sinergi sehingga bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat lebih baik sesuai dengan kewenangan masing-masing.
Tak hanya itu, kata Ajang, untuk membangun Kota Cimahi yang beraneka ragam suku bangsa agama dan kemajemukan lainnya, DPRD Kota Cimahi kedepan bisa lebih aspiratif dengan berbagai elemen masyarakat lainnya. “Karena lembaga DPRD Kota Cimahi ini merupakan salah satu elemen pemerintahan di Kota Cimahi, saya berharap kedepan, terjadi sinergitas antara eksekutif legislative dan unsur Muspida , sehingga kemajemukan yang ada di Kota Cimahi ini menjadi modal bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Cimahi,” pungkasnya mengakhiri obrolan.(Bubun M)











