• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Selasa, April 21, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Lakukan Riset Budaya Peci dan Sarung Muslim Madura: Muhajirin Raih DOKTOR dari UIN SGD Bandung

Lakukan Riset Budaya Peci dan Sarung Muslim Madura: Muhajirin Raih DOKTOR dari UIN SGD Bandung

Hargib by Hargib
16 Agustus 2025
in Edukasi, Headline, Ragam
0
Dr.Muhajirin berphoto bersama dengan tim promotor dan penguji saat menerima sertifikat kelulusan Doktor pada sidang terbuka program doktoral di pascasarjana UIN SGD Bandung/(kamis.07/08/2025)/bedanews.com/dedy brajamusti.

Dr.Muhajirin berphoto bersama dengan tim promotor dan penguji saat menerima sertifikat kelulusan Doktor pada sidang terbuka program doktoral di pascasarjana UIN SGD Bandung/(kamis.07/08/2025)/bedanews.com/dedy brajamusti.

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dihadapan tim penguji dalam sidang terbuka,Muhajirin mampu menjawab semua pertanyaan yang diajukan penguji. Bahkan dengan dengan argumentatif dan rasional Ia bisa memaparkan dengan detail  semua sanggahan penguji.

Dari hasil riset dan karya ilmiahnya, Muhajirin  memaparkan orsinilitas penelitiannya yang mengungkap Dinamika Identitas Budaya Muslim Madura melalui Peci dan Sarung.Penelitian ini menawarkan perspektif baru dalam memahami budaya peci dan sarung sebagai simbol identitas aktif yang dinegosiasikan dalam kehidupan masyarakat muslim Madura. Berbeda dengan kajian sebelumnya yang cenderung fokus pada aspek historis, religi, atau adat semata, penelitian ini menempatkan peci dan sarung dalam kerangka representasi budaya yang dinamis.

Dengan menggunakan pendekatan Stuart Hall, penelitian ini menyoroti relasi simbol, makna, dan praktik sosial secara modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peci dan sarung tidak hanya sebagai warisan simbolik yang statis, tetapi juga sebagai medan representatif identitas aktif yang dapat berubah dan beradaptasi dengan konteks sosial dan budaya.

BeritaTerkait

Ketua DPRD Renie Sampaikan Selamat Hari Kartini dan Perjuangannya

21 April 2026

Pererat Silaturahmi dan Kolaborasi, IKA UB Kaltim Gelar Halalbihalal Lintas Generasi

21 April 2026
Page 2 of 7
Prev123...7Next
Tags: dari UIN SGD BandungMuhajirinMuslim MaduraRaih DoktorRiset Budaya Peci dan SarungStudi Agama-Agama
Previous Post

Gerakan Samin di Pati, Simbol Perlawanan Rakyat yang Tetap Relevan

Next Post

Gebyar Ekraf 2025: Kolaborasi TNI, Pemerintah dan UMKM Hidupkan Ekonomi Kreatif Trenggalek

Related Posts

Edukasi

Ketua DPRD Renie Sampaikan Selamat Hari Kartini dan Perjuangannya

21 April 2026
Ragam

Pererat Silaturahmi dan Kolaborasi, IKA UB Kaltim Gelar Halalbihalal Lintas Generasi

21 April 2026
Ragam

Dari Dapur Ke Pasar, Mahasiswa PAI STAI Yogyakarta Produksi Onde-onde Jadul Siap Jual

21 April 2026
Ragam

Cerita tentang Gajah Gajah Way Kambas dari Roy Genggam

21 April 2026
Edukasi

Harapan 2 Legislator di Hari Jadi Kabupaten Bandung ke 385 Tahun

21 April 2026
Edukasi

Agung Yansusan Imbau Pemkab Bandung Kerjasama Dengan Jabar Terkait Normalisasi

20 April 2026
Next Post

Gebyar Ekraf 2025: Kolaborasi TNI, Pemerintah dan UMKM Hidupkan Ekonomi Kreatif Trenggalek

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021