KAB. BANDUNG || bedanews.com — Mengusung tema “Riungan sareng Masyarakat Kabupaten Bandung Bedas” sebagai sarana “Dina Raraga Ngarakeutkeun Tali Silaturahmi, Ngawangun Partisipasi, Ngaguar Aspirasi, Bari Mere Solusi, Pikeun Ngaronjatkeun Pangwangunan Ekonomi Kabupaten Bedas”, Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna melaksanakan Rembug Bedas ke 136 di Desa Lagadar Kecamatan Kutawaringin, Kamis 13 Juni 2024.
Usai memberikan bantuan kepada warga, Kang DS sapaan akrabnya, selanjutnya mendengarkan aspirasi dari warga setempat, yang berkaitan dengan permohonan perbaikan infrastruktur, sekolah, dan hal lainnya yang berkaitan langsung dengan program prioritas Pemkab Bandung, agar segera bisa diberikan solusi untuk menanganinya.
Sebelum memberikan jawaban, Kang DS menyampaikan terima kasih kepada warga yang berkenan hadir di kegiatan ini. Termasuk dalam memberikan aspirasi yang diharapkan masyarakat bisa segera diberikan solusinya.
Selama menjabat Bupati Bandung, ia menuturkan, selama itu banyak jalan-jalan dari desa ke desa untuk bisa meningkatkan komunikasi yang harmonis. Tapi perlu juga diketahui, selain Rembug Bedas ada juga Bunga Desa.
“Kalau Bunga Desa saya menginap semalam di Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sebelum besoknya di bangun,” katanya di lokasi.
Kedua program itu, menurutnya, merupakan sebuah upaya untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat. Namun ia menegaskan, kedarangan dirinya di setiap desa harus ada manfaatnya.
Kang DS menyiapkan anggaran Rp70 miliar sebagai antisipasi dari masalah perekonomian masyarakat. Dengan tujuan agar masyarakat bisa menghindari Bank Emok yang dianggapnya sebagai penyakit masyarakat dan bisa menghancurkan keharmonisan keluarga.
“Ini terjadi di wilayah Kabupaten Bandung, dan saya jujur tidak memyukainya. Jadi kalau ada Bank Emok datang ke wilayah Desa Lagadar, saya minta usir saja,” ujarnya yang disambut meriah undangan dan menyatakan sepakat.
Kalau daerah ingin maju, lanjutnya, Kepala Desa dan RT/RW, juga masyarakatnya bisa bersatu bahu membahu membangun desa dengan anggaran yang sudah tersedia. Kalau hal itu bisa dibangun maka akan diraih kesejahteraan bisa diraih dengan segera.***













