Kab.Bandung, BEDAnews
Pertumbuhan penduduk yang meningkat disertai urbanisasi, akan menimbulkan ekses bagi kehidupan masyarakat kota. Lapangan kerja yang terbatas, kebutuhan perumahan tak bisa di elakan.
Hal tersebut mengakibatkan banyak lahan sawah Kabupaten Bandung beralih fungsi menjadi permukiman maupun pabrik. Namun, areal hortikultura malah makin luas karena warga merambah areal hutan dan perkebunan.
"Para petani harus kerja sama dengan Perhutani dan perkebunan agar tidak merambah hutan. Kalau bisa di sela-sela tanaman hutan juga ditanam kopi sehingga masyarakat sejahtera," kata Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, dalam Hari Krida Pertanian di Lapangan Upakarti, Kamis (13/9).
Dijelaskan Dadang, alih fungsi sawah tak bisa terelakkan karena desakan kebutuhan rumah, pabrik, dan lain-lain. "Cara meningkatkan hasil pertanian dengan intensifikasi misalnya dari satu hektare yang awalnya lima ton bisa menjadi tujuh ton," ujarnya.
Dadang juga menghimbau para petani harus faham cuaca dan situasi harga pertanian di pasar. "Kalau mau menanam harus lihat dulu cuaca yang terjadi, jangan sampai petani memaksakan diri dengan menanam padi ketika musim kemarau," kata Dadang. (hargib)











