Jakarta, BEDAnews.com
Sebagaimana Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, serta Kurikulum 2014, yang mewajibkan seluruh sekolah untuk menjadikan Gerakan Pramuka sebagai Ekstra kurikular wajib, mulai disambut positif oleh seluruh pengelola lembaga pendidikan di DKI Jakarta, sehingga Gugus Depan yang dahulu pasif, kini mulai aktif kembali dalam melakukan pembinaan siswa-siswi dengan organisasi kepanduan di Indonesia, yaitu Pramuka.
Pengurus Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Kecamatan Pulogadung, setelah beberapa waktu lalu dibentuk melalui Musyawarah Ranting, dan telah dikukuhkan oleh Ketua Kwarcab Jaktim, kini akan mendata ulang Gugus Depan di seluruh sekolah di Kecamatan Pulogadung, hal tersebut juga sebagai bentuk pembinaan pada seluruh Gugus Depan, agar semua Gugus Depan juga terakreditasi sesuai aturan yang kini berlaku, hal tersebut diungkapkan Ketua Kwaran Pulogadung, Kak Samidi saat ditemui wartawan beberapa waktu lalu.
Sebagai ketua Kwaran Pulogadung yang baru, Kak Samidi juga bersyukur, dalam setiap iven lomba kepramukaan beberapa minggu ini, perwakilan dari Pulogadung tampil terbaik dan menjadi Juara, dimana pada Jambore Cabang, Kwaran Pulogadung memperoleh penghargaan sebagai peserta tervaforit. Untuk lomba Yel-yel dalam hari bebas kendaraan kemaren, Pulogadung juga juara I, Dan pada Lomba Gugus Tergiat, SMP Lab School Rawamangun menjadi jaura II, sementara SMAN 100 memperoleh jaura I. dan kini Kwaran Pulogadung tengah menyiapkan SMP Global Sevilla School untuk mengikuti lomba Gugus berikutnya.
Program yang saat ini akan dilakukan, adalah Orientasi Pembina Pramuka, karena saat ini masih banyak Pembina Pramuka Gugus Depan yang belum mengikuti Kursus Mahir Dasar (KMD) maupun Kursus Mahir Lanjutan (KML), hal tersebut disebabkan para pembina pramuka juga guru bidang studi di sekolah tersebut, sehingga waktu mengikuti KMD tidak ada, karena harus mengikuti Diklat 1 Minggu, oleh sebab itu Kwaran Pulogadung akan mencarikan solusi, yaitu menggelar Orientasi Pengenalan Pramuka bagi Pembina Pramuka yang belum mengkuti KMD, baik untuk mereka yang berpangkalan di Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama maupun Sekolah Menengah Atas, dengan waktu orientasi 3 hari, dalam bentuk Perkemahan Jumat, Sabtu dan Minggu (Perjusami).
Orientsi Pengenalan Pramuka dengan Perjusami tersebut, disamping menyamakan pembinaan di masing tingkatan, pengenalan Kepramukaan yang menyenangkan, juga akan diberikan pembekalan tentang pengelolaan Gugus Depan (Manajemen Gugus Depan), guna mengikuti aturan Standarisasi Gugus Depan, paparnya.
Untuk internal Kwaran, juga sedang dilakukan penyaringan Dewan Kerja Ranting (DKR), untuk nantinya dapat bersama-sama pengurus Kwaran dan Gugus Depan lainya, demikian juga dalam menggerakkan Satuan Karya (Saka) di Pulogadung, pengurus Kwaran telah melakukan audensi dengan Kepala Puskesmas Kecamatan Pulogadung untuk segera membentuk Saka Bhakti Husada dan aktif membina para Pengalang dan Penegak, demikian juga Saka Bhayangkara agar pembinaan dapat ditingkatkan di Kepolisian Sektor Pulogadung, pihaknya bersyukur pada setiap menjelang Idul Fitri, Saka Bhayangkara aktif membantu pemudik, baik di Terminal Pulogadung maupun Terminal Rawamangun, ungkap Kak Samidi. (Sos)













