• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Rabu, September 30, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Kunjungi Pokdakan MINA Kahirupan Abadi, Jurnalis Hukum Bandung Dorong Pengembangan Ekonomi Desa

Kunjungi Pokdakan MINA Kahirupan Abadi, Jurnalis Hukum Bandung Dorong Pengembangan Ekonomi Desa

Boed by Boed
28 September 2026
in Ragam
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tasikmalaya, BEDAnews – Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) MINA Kahirupan Abadi yang berlokasi di Blok Cinyungcung, Desa Selawangi, Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya, terus berbenah mewujudkan mimpi besarnya menjadi kawasan pertanian terpadu.

​Visi tersebut terlihat saat rombongan Jurnalis Hukum Bandung (JHB) mengunjungi lokasi budi daya ikan Pokdakan MINA Kahirupan Abadi dalam agenda Touring dan Studi Banding, Sabtu (26/9/2026).

​Di atas lahan seluas sekitar 2 hektar, para jurnalis meninjau langsung aktivitas budi daya perikanan serta potensi alam pendukung di kawasan tersebut.

​Ketua JHB, Suyono, mengapresiasi sambutan pengurus dan menilai pengelolaan budi daya ikan di lokasi ini memiliki potensi besar untuk mendongkrak perekonomian warga lokal.

BeritaTerkait

Batam Bisa Jadi “Dubai Kecil”, Investor Global Mulai Melirik?

30 September 2026

4 Bulan Berlalu, Orang Tua Siswi SMKN 1 Korban Pembunuhan di Nias Utara Mohon Bantuan Presiden Prabowo

30 September 2026

​”Pertama, kami mengucapkan terima kasih atas penyambutan dari pengurus. Kami diberikan kesempatan untuk berkunjung dan melihat langsung aktivitas di Pokdakan ini,” ujar Suyono.

​”Kami berharap tujuan besar Pokdakan MINA Kahirupan Abadi dalam mengembangkan budi daya ikan dan pertanian terpadu dapat terealisasi sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” tambahnya.

​Manajer Pokdakan MINA Kahirupan Abadi, Faisal Amirudin (Isal), menyambut hangat kunjungan insan pers tersebut. Ia menjelaskan, kelompoknya kini mengelola 20 kolam ikan yang tersebar di wilayah desa. Siklus panen berlangsung setiap empat bulan sekali dengan kapasitas mencapai 1 ton.

​Selain berfokus pada perikanan, Pokdakan MINA Kahirupan Abadi mulai merambah bidang budi daya lain guna mendukung konsep pertanian terpadu.

​Isal mengakui bahwa mewujudkan kawasan terpadu membutuhkan proses bertahap. Salah satu pencapaian awal yang berhasil dirampungkan adalah jaringan saluran air sejauh 100 meter menembus area perbukitan.

​”Kami baru saja menyelesaikan pembangunan saluran air. Dari proses itu kami belajar bahwa saat kita membuka diri dan berkolaborasi, bantuan akan datang dari berbagai pihak,” kata Isal saat memberikan sambutan.

​Kini, air bersih mengalir lancar ke kolam-kolam perikanan melalui pipa berukuran 6 inci. “Debit air ini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan di sini,” tuturnya.

​Meski demikian, pihak kelompok masih menghadapi tantangan infrastruktur, khususnya akses jalan. Kendaraan roda dua saat ini belum bisa melintas dengan leluasa, padahal akses tersebut sangat vital untuk pengangkutan pakan, hasil panen, dan logistik lainnya.

​”Membuka akses jalan menjadi PR utama kami ke depan. Selama ini hal itu masih menjadi kendala,” ungkapnya.

​Selain jalan, Pokdakan MINA Kahirupan Abadi merencanakan kemandirian energi dengan memanfaatkan potensi energi terbarukan seperti mikrohidro, PLTA skala kecil, atau tenaga surya.

​Isal optimistis karena potensi sumber air di kawasan tersebut tetap melimpah meskipun memasuki musim kemarau.

​”Ini bukan sekadar keinginan perorangan, melainkan cita-cita kolektif masyarakat. Ketika kawasan ini terwujud, akan banyak warga yang terlibat dalam aktivitas ekonomi dan agrobisnis,” terangnya.

​Pihaknya membuka pintu kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai kalangan, termasuk jurnalis dan investor yang tertarik pada pengembangan budi daya perikanan.

​”Kami ingin memaksimalkan potensi desa. Tidak ada yang bisa memajukan desa selain masyarakatnya sendiri,” pungkas Isal.

​Kunjungan JHB ini diharapkan mempererat tali silaturahmi sekaligus mendorong terwujudnya kawasan pertanian terpadu di Desa Selawangi.

Berdasarkan akta pendirian, Pokdakan MINA Kahirupan Abadi resmi berdiri pada 26 Januari 2026 dengan susunan kepengurusan:​Ketua: Deni Danial
​Sekretaris: Yadi Supriyadi
​Bendahara: Ateng Jaelani
​Ketua Pengawas: Alif Nur Anhar
​Anggota Pengawas: Yedi Supriyadi dan Ahha

Previous Post

APPSINDO Kota Bandung Ajukan Perlindungan 500 Pedagang Pasar Rakyat Ciroyom Ke DPRD Jabar

Next Post

Penyesuaian OPD Pemprov Jabar Diharapkan Mampu Merespons Berbagai Isu Strategis

Related Posts

Ragam

Batam Bisa Jadi “Dubai Kecil”, Investor Global Mulai Melirik?

30 September 2026
Ragam

4 Bulan Berlalu, Orang Tua Siswi SMKN 1 Korban Pembunuhan di Nias Utara Mohon Bantuan Presiden Prabowo

30 September 2026
Ragam

Danantara Fokus Tuntaskan LRT City dan Lindungi Kepastian Konsumen

30 September 2026
Ragam

KETIKA NEGARA KEHILANGAN ORANG-ORANG TERBAIKNYA: Meritokrasi, Integritas, dan Pelajaran dari Why Nations Fail

30 September 2026
Ragam

Ketua Bidang Dakwah PBMA Dr. Hasani, Raih Gelar Profesor Tafsir Maqasidi

30 September 2026
Ragam

Jeritan dari Pinggir Pantura: Ketika Laut Memakan Rumah Kami

30 September 2026
Next Post

Penyesuaian OPD Pemprov Jabar Diharapkan Mampu Merespons Berbagai Isu Strategis

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021