Ridho katakan, apa yang terlihat dan terdengar barusan sangat miris, beberapa anggota DPRD yang datang dari luar daerah Purwakarta, rata-rata mereka tidak mau di Wawancara media, ada yang terkesan menghindar bahkan lari dari media yang ada, sungguh ironis, di saat masih ada warga yang susah, mereka tanpa riskan, apakah malu atau tidak dengan kegiatan yang seolah dibuat untuk keuntungan atau kepentingan mereka.
“hal itu terlepas dari alasan tugas seperti halnya anggota DPRD lainnya, ada manfaatnya bisa jadi, tapi seberapa penting dan siapkah menyampaikan ke publik apa adanya,”ucap Ridho, bertanya-tanya keheranan.
Kita semua dengan kekurangan masing-masing, jangan ditambah dengan seolah kebiasaan kurang tepat bahkan tidak baik semacam membuat warga bertanya-tanya bahkan cemburu sosial dengan fakta yang ada itu, pastinya tidak elok terlihat den terdengar dunia, masa kita di Indonesia terus begini, apa tidak ada cara bijaksana lebih baik di zaman canggih yang sudah banyak dirasakan bisa on line menggunakan digital untuk hemat, tepat, cepat dengan tanggungjawab sebagai petugas yang mengemban amanah dari Negara dan Rakyat Indonesia,” jelasnya.













