• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Selasa, Februari 3, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Kritik Tersirat di Balik Momen Cium Tangan: Megawati dan Kritik Politik Nepotisme

Kritik Tersirat di Balik Momen Cium Tangan: Megawati dan Kritik Politik Nepotisme

herz by herz
14 November 2023
in Tak Berkategori
0
Kaesang-Megawati-Dicuekin

Kaesang-Megawati-Dicuekin

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kota Bandung. BEDAnews.com – Selasa malam (14/11), acara penetapan nomor urut capres-cawapres di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, menjadi saksi dari momen yang tidak hanya unik tetapi juga kontroversial. Calon Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, dan Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, mencium tangan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Aksi ini memicu beragam reaksi dan kritik dari berbagai kalangan yang menilai bahwa tindakan ini tidak hanya tidak pantas tetapi juga menciptakan citra politik yang kontroversial.

 

Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo, terlihat sangat antusias saat Megawati tiba di acara tersebut. Meskipun momen ini seharusnya menjadi acara formal penetapan nomor urut, Gibran tanpa ragu meraih tangan Megawati dan menciumnya. Aksi ini tidak hanya dinilai tidak sesuai dengan protokol politik, tetapi juga dianggap sebagai tindakan yang menciptakan pertanyaan serius tentang etika dan standar perilaku dalam politik.

 

BeritaTerkait

Anggota DPRD Kota Cirebon, Rinna Suryanti.

Rinna Suryanti: Kebijakan Pajak Daerah Harus Berpihak pada UMKM

3 Februari 2026

Operasi Keselamatan Candi 2026, Satlantas Polres Demak Fokuskan Edukasi dan Penindakan

3 Februari 2026

Tidak hanya Gibran, Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo, ikut serta dalam momen kontroversial ini. Mengenakan jaket PSI berwarna merah, Kaesang mencium tangan Megawati sambil terbungkuk. Tindakan ini segera menjadi sorotan utama, dengan banyak pihak mengkritiknya sebagai ekspresi yang tidak seharusnya terjadi dalam konteks politik yang serius.

 

Munculnya pertanyaan seputar motivasi di balik tarian hormat ini menambah kompleksitas dari situasi tersebut. Beberapa pihak berspekulasi bahwa tindakan ini mungkin terkait dengan pesan politik tertentu atau kesepakatan di luar batas-batas formal. Kritik juga ditujukan kepada Megawati atas responsnya yang dianggap terlalu pasif dan kurang kritis terhadap tindakan kontroversial ini.

 

Bukan hanya tentang etika politik semata, momen ini menciptakan pertanyaan mendasar tentang arah politik yang diusung oleh para pemimpin muda. Harapannya, pemimpin muda dapat lebih memahami dan menghormati etika politik yang seharusnya menjadi dasar dalam perjalanan mereka di panggung politik nasional.

 

Polemik ini menjadi bukti bahwa citra politik sangat rentan terhadap tindakan-tindakan kontroversial. Masyarakat berharap bahwa para pemimpin dapat memberikan teladan yang baik dalam etika dan moralitas politik, daripada menciptakan pertanyaan dan keraguan di kalangan publik.

Previous Post

Festival Tunas Bahasa Ibu 2023 Bagian dari Revitalisasi Bahasa Daerah

Next Post

Bey Machmudin: PEMILU 2024 ASN Harus Netral di Dunia Nyata maupun Maya

Related Posts

Anggota DPRD Kota Cirebon, Rinna Suryanti.
Politik

Rinna Suryanti: Kebijakan Pajak Daerah Harus Berpihak pada UMKM

3 Februari 2026
TNI-POLRI

Operasi Keselamatan Candi 2026, Satlantas Polres Demak Fokuskan Edukasi dan Penindakan

3 Februari 2026
TNI-POLRI

Kodim 0802/Ponorogo Menggelar Latihan Perorangan Dasar Intelijen Tahun 2026

3 Februari 2026
TNI-POLRI

33 Unit KDKMP di Blitar Rampung, Tertinggi di Wilayah Korem 081/DSJ

3 Februari 2026
Sosialisasi program makan bergizi gratis di Grobogan.
News

Hadir di Grobogan, Program MBG Jadi Langkah Strategis Atasi Permasalahan Gizi Secara Bertahap

3 Februari 2026
Kick Off Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Grobogan.
News

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis 2026 Kick Off di Grobogan

3 Februari 2026
Next Post
Bey Machmudin: PEMILU 2024 ASN Harus Netral di Dunia Nyata maupun Maya

Bey Machmudin: PEMILU 2024 ASN Harus Netral di Dunia Nyata maupun Maya

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021