Dirinya menjelaskan, dalam penelitian/studi yang dilakukan stanford univercity bahwa indonesia menempati posisi pertama sebagai negara yang malas berjalan kaki.
Menurut Ardiana, rata-rata orang Indonesia hanya berjalan kaki 3.513 langkah perhari, jauh lebih sedikit dari catatan global yang rata-rata berjalan 5000 langkah kaki dan Hongkong adalah negara dengan masyarakat yang paling banyak berjalan kaki dengan rata-rata 6.880 langkah perhari.
“Adapun rasionalisasinya, dikarenakan, cuaca yang panas dan menggangu aktifitas jika hanya dengan berjalan kaki, catcalling atau bentuk pelecehan seksual diruang publik yangmana pelecehan ini massif dialami wanita dan lainnya,” ucapnya.
Selanjutnya, kata Ardiana, konsep pedestrian ini tentu akan memunculkan banyak respon keberatan & komplain, yang pertama, ini tidak sejalan dengan kepentingan pengusaha dimana jalur distribusi barang akan sangat terganggu dan tidak seperti biasanya.













