“Konsepnya hybrid. Kita cukup yakin untuk teman-teman dari IDI perihal protokol kesehatan sudah jauh lebih paham,” tuturnya.
Pada Muktamar ke-31, ada 4 daerah yang dicalonkan menjadi tuan rumah, salah satunya Kota Bandung. Untuk itu, Yana berharap apabila Kota Bandung terpilih, kegiatan tersebut bisa menghasilkan solusi untuk masalah kesehatan, terutama soal pandemi Covid-19.
“Karena lazimnya Muktamar itu bukan hanya menghadirkan kepemimpinan baru, tapi mudah-mudahan mengeluarkan rekomendasi bagaimana kita menyelesaikan pandemi dan sektor kesehatan lain,” terangnya.
Di tempat sama, Ketua IDI Jawa Barat, dr Eka Mulyana mengungkapkan, Muktamar merupakan pertemuan tertinggi yang akan dihadiri perwakilan dokter dari seluruh Indonesia.
“Sehingga ini menjadi bahan untuk merekomendasikan kepada Pemda maupun pemerintah pusat terkait kebijakan kesehatan, terutama di masa pandemi. Sehingga kesiapsiagaan kita lebih baik lagi,” terangnya.













