Agus menyebutkan, perlunya destinasi wisata Iptek ini juga berkaitan dengan kebijakan Pemerintah Pusat yang akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir.
“Jadi masyarakat tidak takut karena sudah lihat wujudnya, sudah pernah berwisata,” ujarnya
Selanjutnya, dalam mewujudkan destinasi wisata ini, Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) dan unsur kewilayahaan akan berkoordinasi perihal teknis sampai waktu peluncuran destinasi wisata baru ini ditetapkan.
“Pada 31 Oktober ini mendatang kita akan ‘open house’. Dengan harapan, masyarakat bisa melihat langsung bahwa di Bandung ini punya reaktor nuklir. Sehingga masyarakat tahu edukasi pengembangan teknologinya,” tutur Agus. (Alief)













