“Dari beberapa kota yang dinilai, Kota Bandung masuk dalam kategori Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu,” ucap Supriyantoro, di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Senin (21/10/2019).
Menurut Supriyantoro, kedatangannya ke Kota Bandung ini untuk mengamati langsung peran Pemkot Bandung dalam bidang kesehatan. Bukan hanya keberpihakan kebijakan namun juga implementasi programnya di lapangan.
“Salah satunya yang kita nilai komitmen dari wali kota dalam kepemimpinan daerah. Sebagus apa pun program itu tanpa dukungan pimpinan daerah tidak akan ‘sustainable’. Kami apresiasi pak wali termasuk anggarannya sangat bermakna di banding daerah lain. Mungkin Bandung bisa jadi percontohan khususnya dalam sistem pengembangan,” bebernya.
Salah seorang juri IndoHCF Innovation Award III-2019, Tri Wahyu Murni Sulisetyowati mengakui, Pemkot Bandung memiliki kebijakan anggaran yang cukup baik.











