“Untuk itu, saya ingatkan kembali bahwa TNI AD tetap menjaga netralitasnya, tidak memihak kepada salah satu paslon, tidak memberikan fasilitas tempat atau sarana milik TNI AD dan tidak memberikan tanggapan, komentar dan dilarang mengupload/mengunggah apapun dalam medsos yang berkaitan dengan politik,” ujar Kasad.
Komitmen netralitas TNI AD adalah bukti nyata bahwa Angkatan Darat tidak ingin kembali ke ranah politik praktis. “Namun demikian, kita tetap harus waspada, khususnya dalam menjaga stabilitas sosial dan menciptakan suasana kondusif menjelang pemilihan kepala daerah serentak di bulan November ini,” tegas Kasad.
Menjelang akhir semester kedua TA 2024, Kasad mengingatkan kepada seluruh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk mengevaluasi dengan seksama realisasi anggaran yang telah berjalan, pastikan penyerapan anggaran berjalan sesuai rencana tanpa kendala Administratif. Ini adalah langkah penting agar TNI AD tetap menjadi organisasi yang Akuntabel, Transparan, dan bertanggung jawab dalam pengelolaan keuangan negara.












