“TNI bersama dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen bangsa, memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga dan membentengi generasi muda dari pengaruh-pengaruh negatif yang dapat merusak keutuhan bangsa,” terang Rama dalam sambutan tertulisnya.
Lebih dari itu, penguatan karakter juga diperlukan dan menjadi solusi penting dalam upaya pencegahan radikalisme dan separatisme.
Menghadapi ancaman itu, Danrem mengimbau untuk tidak boleh lengah dan harus bergerak cepat. Terutama dalam membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan.
Melalui acara yang diselenggarakan, diharapkannya juga dapat menjadi momentum untuk menguatkan komitmen guna membangun toleransi dan jiwa nasionalisme. (Red).










