“Pas lagi PPKM itu sepi banget, kita juga hanya menerima orderan ‘take away’ dan online. Lalu saya masuk ke komunitas USA,” ujarnya.
“Kita bergerak untuk satu kegiatan sosial, diantaranya bagi-bagi makanan gratis buat teman-teman yang membutuhkan dan orang di jalanan,” ungkap Temi.
Bukan hanya mempersilahkan tempatnya saja, Temi pun ikut terjun langsung dan sekaligus menjadi donatur untuk setiap aksi sosial bersama USA, termasuk Berbagi Nasi.
Di sela-sela pembagian nasi juga kerap diselipi pemberian uang tunai.
Temi berharap, aksi sosial ini bisa menginspirasi banyak kalangan masyarakat untuk saling menguatkan di tengah badai pandemi Covid-19. Walaupun dia sendiri ikut terdampak sehingga penghasikan usahanya merosot tajam.
“Jadi dua sisi kegiatan sosial di-‘posting’, ada yang menganggap riya (sombong), tapi percaya saja bahwa yang kita lakukan ini murni kegiatan sosial dan tidak selalu kegiatan sosial itu bakal jadi ‘bad effect’. Contohnya saya itu dapat posingan tentang sosial dan akhirnya tergerak,” terangnya.













