Menanggapi hal tersebut Kepala Otorita IKN (OIK), Basuki Hadimuljono mejelaskan bahwa, sejatinya pilar Pembangunan IKN-nya ada tiga, pilar IKN sebagai Forest City.
Dalam hal ini, hanya maksimum 40 persen kawasan itu sudah dibangun. Sedangkan sisanya 60 persen harus tetap sebagai ruang terbuka hijau. Nanti dalam waktu 5-10 tahun pihaknnya memastikan akan jauh lebih rindang dan itu bisa mengaruhi iklim lokalnya.
Kemudian pilar kedua, IKN sebagai Sponge city. Kita mempunyai 30 embung dan ini akan dibangun 24 lagi. Dimana Presiden Prabowo telah mengarahkan embung-embung ini tidak hanya sebagai konservasi sumber daya air, tapi sebagai air baku untuk memadam kebakaran.
Dan ketiga, IKN sebagai Smart City. Jadi kita memanfaatkan semaksimal mungkin teknologi informasi dan komunikasi dalam mengelola, mengoperasikan seluruh prasarana dan sarana yang ada di IKN.











