Seminar ini turut dihadiri oleh seluruh komisaris dari 27 Bank Pembangunan Daerah (BPD) Seluruh Indonesia, dengan total 47 Komisaris yang mewakili BPD di berbagai daerah.
Perlunya Integrasi Sistem dan Mitigasi Kejahatan Siber,
Menurut Ruby, untuk memperkuat ketahanan siber, BPD perlu melakukan integrasi antara sistem IT internal dengan vendor, switcher dan layanan BI Fast.
Pasalnya, serangan siber bisa terjadi di semua jaringan ini, sehingga penting untuk memastikan bahwa seluruh sistem perbankan berjalan secara terintegrasi dan aman.
Lebih lanjut, BPD disarankan untuk membangun sistem yang lebih terhubung dengan core banking system dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dapat mengelola ancaman siber ini.
Di sisi lain, Bahrullah Akbar juga menekankan pentingnya kolaborasi antara regulator, seperti OJK, Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), untuk menyusun regulasi yang lebih efektif dalam menghadapi kejahatan siber.













