“Upacara 17-an yang kita laksanakan secara rutin sesungguhnya memiliki makna yang mendalam sebagai wujud nyata dalam melanjutkan perjuangan, menghormati, dan menghargai jasa para pahlawan yang telah berjuang mempertaruhkan jiwa dan raganya demi kemerdekaan bangsa dan negara yang kita cintai bersama,” demikian kutipan dari amanat Pangkoarmada RI.
Lebih lanjut, Pangkoarmada RI juga menyampaikan beberapa penekanan penting kepada seluruh aprajurit Jalasena Samudera sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas, antara lain, Tingkatkan iman dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai bekal utama dalam setiap aktivitas, Hadapi dinamika keamanan nasional dengan tenang, bijak, serta tidak mudah terprovokasi. Bersikaplah humanis dan persuasif terhadap masyarakat, serta hindari hoaks dan upaya adu domba. Jaga kehormatan prajurit, jauhi tindakan kriminal yang merugikan personel maupun materiil serta mencoreng nama baik satuan, Koarmada, dan TNI AL. Dukung penuh program pemerintah Asta Cita dengan disiplin, loyalitas, dan profesionalisme demi terwujudnya Indonesia yang berdaulat, maju, dan sejahtera. Ciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan produktif melalui semangat kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas. Tingkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar sebagai bentuk tindakan preventif.
Bangun sinergi dengan instansi pemerintah, daerah, dan seluruh elemen masyarakat guna mendukung kelancaran pelaksanaan tugas.











