“Kami Pemprov Kalteng mempercayakan penyaluran bansos bagi warga terdampak banjir dan gagal panen kepada TNI dan Polri, dengan pertimbangan kedua institusi tersebut secara kelembagaand memiliki struktur yang kuat sampai ke bawah,” tandasnya mantap.
Selanjutnya, Gubernur menegaskan, untuk daerah yang terpencil dan sulit dijangkau, kita siapkan moda transportasi udara berupa helikopter. Selanjutnya kami mengharap, Bapak Kajati Kalteng dan jajaran untuk melakukan pendampingan pemberian bansos ini, agar upaya tulus Pemprov Kalteng untuk membantu rakyat yang terdampak banjir dan gagal panen sesuai koridor administrasi dan hukum. Jangan sampai prosesi pengadaan dan penyaluran bansos menjadi temuan dari penegak hukum. Sebagaimana sering ditegaskan Danrem 102/Pjg, kita harus *Satu Frekuensi*.













