Gelar pasukan ini menyuguhkan berbagai atraksi gabungan yang mencerminkan kemampuan tempur TNI di darat, laut, dan udara antara lain, fly pass pesawat tempur, serbuan regu komando, terjun operasi khusus, tembak berhadapan, serbuan gedung, terjun satwa, hingga operasi darat gabungan.
TNI AL melibatkan sekitar 5.000 prajurit dalam kegiatan ini. Jumlah tersebut belum termasuk personel pendukung dan pengawak Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) yang didatangkan khusus. Para personel ini berasal dari berbagai satuan, antara lain Markas Besar TNI Angkatan Laut (Mabesal), Korps Marinir, Komando Armada I, Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal), Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Laut (Puspomal), dan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) III Jakarta. Untuk Alutsista, TNI AL mengerahkan sekitar 60 unit, mulai dari Tank Korps Marinir BMP-3F, BTR-4, Roket MLRS Vampir, Howitzer 105 mm, Kendaraan Tempur BVP-2, Kendaraan Taktis Kopaska, hingga Sea Rider.











