Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremoni, tapi juga bentuk pertanggungjawaban kesiapan TNI AD dalam menjawab setiap tantangan tugas, sekaligus menunjukkan kepada publik bahwa kita terus membangun kekuatan modern, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Selain menjadi ajang unjuk kemampuan tempur, gelar pasukan ini juga akan mengukuhkan sejumlah jabatan baru ditubuh TNI, termasuk perubahan status tiga pasukan elite yakni Kopassus, Korps Marinir, dan Kopasgat, menjadi dipimpin Jenderal Bintang Tiga dengan sebutan “Panglima”. Dengan keterlibatan lebih dari 20.000 personel dari Tiga Matra dan ratusan Alutsista canggih, upacara ini diproyeksikan menjadi salah satu pameran kekuatan militer terbesar TNI di era modern.
(Pen Lanal Bandung)











