“Kerja sama ini sejalan dengan tuntutan persaingan di era globalisasi yang memerlukan kualitas SDM yang kompeten dan profesional untuk menghasilkan sistem pendidikan tinggi yang bermutu,” ujarnya dalam sambutan kegiatan.
Rektor USB YPKP menambahkan, penguatan mutu pendidikan dapat dilakukan melalui pertukaran dosen dan mahasiswa, serta kolaborasi riset internasional. Langkah tersebut dinilai mampu memperluas jejaring perguruan tinggi sekaligus meningkatkan daya saing lulusan, khususnya di bidang teknik sipil.
Sebagai bagian dari implementasi kerja sama akademik, Program Studi S1 dan S2 Teknik Sipil USB YPKP juga memperoleh hibah untuk Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Hibah tersebut mencakup donasi pembelian bibit pohon buah di Kawasan Bandung Utara sebagai upaya pemulihan kondisi lingkungan sekaligus membantu petani kurang mampu di wilayah tersebut. Program ini diharapkan menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung keberlanjutan lingkungan serta pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi riset dan pengabdian berbasis kebutuhan lokal.













