Sebab itu, Mona mengajak masyarakat untuk memperkuat dan menjadikan keluarga sebagai ruang aman dari kekerasan terhadap perempuan dan anak serta bebas dari diskriminasi.
“Sebagai unit terkecil dalam masyarakat, keluarga seharusnya merupakan tempat aman dan bertumbuhnya potensi kebaikan secara maksimal bagi seluruh anggota keluarganya,” ungkap Mona menambahkan.
Mona berharap, melalui seminar ini, IKWI sebagai salah satu organisasi kewanitaan dibawah naungan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dapat memberikan pengetahuan tentang pentingnya kesadaran masyarakat untuk bertindak nyata dan peduli terhadap korban kekerasan baik kepada perempuan, ibu rumah tangga maupun anak-anak.
Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi menolak kekerasan yang berada di rumah tangga, mengajak masyarakat untuk membantu memulihkan psikologis para korban kekerasan dalam rumah tangga, serta memberikan pemahaman-pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya perlindungan terhadap korban kekerasan rumah tangga.











