Beberapa faktor seperti kesibukan orangtua hingga hadirnya handphone dinilai menjadi salah satu penyebab kurangnya waktu berkumpul atau kurangnya komunikasi didalam satu keluarga. Maka dengan Gerakan Kembali ke Meja Makan, Kodam IV/Diponegoro berkomitmen untuk memperbaiki tradisi keluarga menuju ke pola yang lebih baik, dengan maksud menurunkan angka Stunting di Indonesia, yang pada tahun 2023 berada di angka 21,5 persen, ditargetkan menjadi 14 persen di tahun 2024.
“Budayakan kembali tradisi makan bersama keluarga dan membangun hubungan harmonis demi terwujudnya keluarga yang bahagia dan sejahtera serta terhindar dari Stunting,” ujarnya.
Demikian Kepala BKKBN mengatakan, tujuan utama kegiatan tersebut dilaksanakan yakni untuk memperbaiki hubungan antara orangtua dengan anak dalam satu keluarga dan menekan angka Stunting di Indonesia. Pasalnya, saat ini banyak dari kelompok generasi muda lebih cenderung nyaman saat berada diluar bersama kumpulan temannya dan cenderung lebih sering makan diluar daripada makan dirumah.













