Bandung, BEDAnews
Kelompok masyarakat peduli pendidikan anak berprestasi (KMP2AB) memberikan beasiswa khusus bagi anak berprestasi lulusan SMA/SMK (maksimal 10 besar di sekolahnya) untuk melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi negeri se Indonesia.
Beasiswa kuliah ini diberikan secara cuma-cuma tanpa ada ikatan dengan KMP2AB, juga tidak ada ikatan dengan pihak sponsorship yang membiaya anak tersebut. Demikian diungkapkan Pembina KMP2AB, Humar Dani, kepada Bedanews.com saat ditemui diruang Komisi E DPRD Jabar, Kamis (27/6/2013).
Dikatakannya, setiap calon mahasiswa yang mengikuti program beasiswa gratis terlebih dahulu dilakukan pembimbingan dan pembinaan. Calon mahasiswa wajib mengikuti pelatihan setiap minggu mulai dari pagi sampai sore. Selain materi pelajaran juga diberikan tentang keimanan dan pembekalan hidup kemandirian. Selama mengikuti pembimbingan dan pembinaan, tidak dikenakan biaya / Gratis bahkan diberikan snack dan makan, ujarnya.
Setiap calon mahasiswa setelah mengikuti bimbingan dan pembinaan, tidak ragu-ragu dalam menentukan jurusan kuliah yang akan diambilnya. Karena hidup itu adalah memilih, kalau sudah dipilih harus dijalankan. Sehingga tidak putus di tengah jalan, harapnya.
Lebih lanjut Humar mengatakan, bagi calon mahasiswa yang diterima di perguruan tinggi dimanapun di seluruh Indonesia, akan diantar dan carikan tempat tinggal termasuk bekal keperluan kuliah.
Diungkapkan juga dana beasiswa bagi mahasiswa didapatkan dari sponsorship yang berasal dari BUMD, BUMN, Swasta terutama dari perusahaan yang ada di Jabar yaitu dari bantuan CSR.
“Kita tidak akan kasih tahu mahasiswa asal dana yang diberikan, hal ini untuk menjaga agar mahasiswa tetap fokus untuk belajar dan tidak ada keterikatan bathin. Sedang bagi perusahaan (BUMD, BUMN, Swasta) yang memberikan beasiswa tidak ada ikatan dinas/ kerja. Untuk menambah pengalaman kerja, kita juga dukung mahasiswa, kuliah sambil bekerja,” jelasnya.
Namun bagi yang sudah lulus, kita himbau untuk kembali ke daerah membangun daerah asalnya sesuai dengan jurusan kuliahnya. Bahkan yang belum dapat kerja kita juga bantu carikan tempat kerja. Karena kita tidak ingin ada pengangguran elite.
Sejak tahun 2010 sampai 2013, sudah ada 300 orang anak berprestasi dari keluarga kurang mampu asal Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat yang telah dibiaya melalui program beasiswa mahasiswa Gratis yang kuliah di berbagai perguruan tinggi se Indonesia.
“Insya Allah, setiap tahun ada peningkatan jumlah Mahasiswa yang kita biayai melalui program beasiswa Mahasiswa Gratis”, tuturnya. (hermanto)











