Dalam rangka menumbuhkan pelayanan air minum dan sanitasi di Tanah Air, Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) yang merupakan wadah dari Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia, aktif menggelar berbagai program yang melibatkan masyarakat luas. Salah satunya, lewat program dua tahunan “Indonesia Water and Wastewater Expo and Forum” (IWWEF).
Subekti, Direktur Eksekutif PERPAMSI mengungkapkan perhelatan dua tahunan IWWEF merupakan upaya PERPAMSI dalam mengedukasi masyarakat tentang akses aman air minum dan sanitasi. Termasuk, mengajak seluruh stakeholder, antara lain pemerintah daerah dan swasta, untuk turut berperan dalam mencapai target 100% akses air minum dan sanitasi di tahun 2019.
“Saat ini capaian akses air minum baru mencapai 67%, dimana kontribusi air minum perpipaan oleh PDAM baru sekitar 25%,” tandas Subekti jelang perhelatan IWWEF kelima kalinya, yang digelar PERPAMSI di Hotel Bidakara Jakarta dengan mengusung tema “Menuju Target 100% Akses Aman Air Minum dan Sanitasi Tahun 2019”.
Hampir seluruh segmen market diundang dalam perhelatan IWWEF, mulai dari pelaku bisnis lewat agenda CEO Forum; segmen youth atau anak muda melalui agenda Young Water Professional, dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, para akademisi lewat Forum Ilmiah, dan sebagainya.
Pada perhelatan tersebut, digelar juga PERPAMSI Award untuk mengapresiasi para pemerintah daerah yang berprestasi di bidang air minum dan sanitasi. Dimana dalam ajang itu, Pemerintah Kota Bandung mendapatkan penghargaan PERPAMSI AWARD 2015 atas baiknya kinerja, pelayanan air minum dan sanitasi (air limbah) yang telah dilakukan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung.
Oleh PERPAMSI, PDAM Tirtawening Kota Bandung dinilai telah berhasil memberikan kinerja pelayanan terbaik air minum dan sanitasi kategori Kota diatas 100.000 pelanggan PDAM Wilayah II Jawa, sehingga layak diberikan Award.
Penghargaan diterima oleh Wakil Wali Kota Bandung, Oded M. Danial yang diserahkan oleh Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, Mochamad Basoeki Hadimoeljono, saat acara Indonesia Water and Waste Water Expo and Forum 2015 di Auditorium Binakarna, Hotel Bidakara, Jl. Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan (21/04/2015).
Dalam kesempatan tersebut, Oded mengucapkan terima kasih atas kerja keras karyawan PDAM. "Alhamdulillah PDAM Kota Bandung hari ini mendapatkan penghargaan, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh karyawan dan karyawati PDAM yang telah bekerja keras dan baik sehingga mendapatkan ini," katanya usai menerima penghargaan.
Wakil Wali Kota Bandung berharap, dengan didapatkannya penghargaan, dapat menjadi wasilah motivasi jajaran di PDAM kota Bandung untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di bidang penyediaan air minum.
Hal senada juga dikatakan Direktur Utama PDAM Tirtawening Kota Bandung, Pian Sopian, yang menyampaikan terima kasih atas kerja keras karyawannya dan mengatakan selain penilaian jumlah pelanggan, juga di nilai tingkat pelayanan yang baik dan durasi pelayanannya.
"Tentunya dinilai baiknya tingkat pelayanan, durasi pelayan juga dan penilaian ini di nilai dari kualitas, kuantitas dan kontinyuitas selain itu juga dinilai sistem keuangan kita karena kita sudah zero hutang yang menandakan perusahaan kita sehat," kata Pian.
Peranan pelayanan sangat penting terutama pada perusahaan yang bergerak dibidang jasa, PDAM Tirta Wening merupakan salah satu unit usaha milik daerah (BUMD) yang bergerak dalam jasa distribusi air bersih dan pengelolaan sarana air kotor guna memenuhi kebutuhan akan air bersih demi kelangsungan masyarakat kota Bandung, tambahnya. (Adv)













