Bandung BEDAnews.com
Bulan Juni 2018 ini ini merupakan akhir jabatan pasangan Ahmad Heryawan-Dedy Mizwar sebagai Gubernur Jawa Barat periode 2013-2018, menjelang berakhirnya masa jabatan tersebut Ahmad Heryawan telah menyampaikan Nota Laporan Keterangan Pertanggung Jawabannya (LKPJ) tahun 2017 dan LKPJ Akhir Masa Jabatan (AMJ) kepada DPRD jabar dalam sidang Paripurna DPRD jabar pekan lalu.
Komisi IV DPRD jabar yang membidangi infrastruktur dan Pembangunan telah melakukan rapat kerja dengan mitra kerjanya, untuk membahas apa yang dilaporkan gubernur dalam LKPJ dengan OPD yang menjadi pelaksananya.
Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD provinsi Jawa Barat Yod Minta Raga yang juga angota Komisi IV dalam rapat dengan OPD (organisasi perangkat dinas) setda Jabar mengkritisi capaian kinerja kepemimpinan Gubernur, karena meski target capaian telah diturunkan melalui revisi RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) capaian kinerja tak capai target.
“Dari evaluasi dengan mempertimbangkan target RJPMD tahun 2013 sampai 2018 capaian kinerja banyak yang tidak mencapai target. Fakta ini, disesalkan karena target ini sudah diturunkan beberapa kali melalui revisi RJPMD.” Ujarnya.
Sedangkan Ketua Komisi IV DPRD Jabar H. Ali Hasan mengatakan untuk membuktikan tercapainya kinerja pembangunan, harus dilakukan peninjauan secara langsung ke beberapa objek penyelenggaraan pembangunan. Tuturnya.@hermantz













