Dalam sambutannya, KH Munif Zuhri menegaskan, warga NU harus memiliki perwakilan di kancah politik nasional, utamanya dalam kontestasi Pilpres. Karena itu pula, yang dinilai mampu berkiprah dalam percaturan politik tersebut adalah Gus Muhaimin Iskandar. “Gus Muhaimin, I Iove You. Aku padamu,” ujar Kiai Munif disambut meriah para Kiai yang hadir dalam pertemuan tersebut melalui keterangannya, Kamis (18/5).
Kiai Munif mengungkapkan, keterwakilan warga NU dalam pemilihan kepemimpinan nasional wajib hukumnya. Dengan adanya keterwakilan itu, maka aspirasi warga NU bisa terakomodasi dengan baik dalam pemerintahan. “Karena itu, Gus Muhaimin kita perjuangkan bersama-sama dalam kancah Pilpres ini. Baik sebagai Capres dan atau Cawapres,” ujarnya.
Menanggapi dukungan para kiai sepuh ini, Gus Muhaimin makin mantap untuk terus melaju dalam tahapan-tahapan pencalonan baik sebagai Capres maupun Cawapres. Gus Muhaimin mengatakan, sebagaimana masukan dari para Kiai sepuh, silaturahmi terus dilakukan dengan cara berkeliling ke tokoh-tokoh penting bangsa ini maupun langsung ke masyarakat, termasuk pondok pesantren yang menjadi basis PKB.













