Ketua Umum PBMA lebih lanjut mengemukakan, dalam kerangka Arah Baru Mathla’ul Anwar itu seluruh amal usaha organisasi dilakukan bagi terbangunnya spirit untuk menata umat dan merekat bangsa.
“Karena itu, penting bagi Mathla’ul Anwar untuk terus membangun semangat toleransi, memperkokoh sikap moderasi dalam beragama, serta meneguhkan komitmen kebangsaan bagi terwujudnya kehidupan yang adil, damai, dan rukun,” tegasnya.
KH Embay sebelumnya mengemukakan, Mathla’ul Anwar telah berkiprah lebih dari satu abad, tepatnya 105 tahun dalam bidang pendidikan, dakwah dan pemberdayaan umat serta telah melalui berbagai rintangan sejak zaman kolonial Belanda, penjajahan Jepang, masa kemerdekaan dan pemerintahan Orde Lama, zaman Orde Baru, hingga era Reformasi saat ini.













