Dalam audiensi tersebut Kepala BNPT mengucapkan selamat atas terpilihnya KH Embay Mulya Syarief menjadi Ketum PBMA serta menyatakan BNPT siap bersinergi dengan semua kalangan terkait, termasuk PBMA.
Boy Rafli lebih lanjut mengingatkan bahwa, korban dari propaganda radikalisme terhitung tidak sedikit sebagaimana dapat dilihat dari jumlah WNI yang bergabung dalam jaringan teror dan berangkat ke daerah konflik.
Menyikapi hal tersebut, BNPT menggandeng Mathla’ul Anwar sebagai salah satu Ormas Islam terbesar untuk melawan segala bentuk propaganda radikalisme melalui dakwah dan konten di dunia maya.
Menurut Kepala BNPT, Ormas Islam terbesar ketiga ini menjadi harapan banyak pihak untuk secara bersama-sama membangun imunitas bangsa dari pengaruh dan paham radikal terorisme.













