Memulai keynote speechnya, Ketum KORPRI mempertanyakan strategi mencegah flexing (pamer) di berbagai media atau apa yang seharusnya dipamerkan dengan mengajak ASN untuk mengaplikasikan strategi management yaitu branding dan marketing.
Menurut Prof. Zudan, upaya branding dan marketing tersebut dilakukan sebagai bentuk akuntabiltas publik ASN sebagai penyelenggara pemerintahan, dengan memamerkan dan menjelaskan kepada masyarakat semua produk, karya, kinerja, dan prestasi serta hal-hal baik yang telah dicapai.
Mengamini apa yang disampaikan oleh Ketua Umum, narasumber pertama, Aris Dharmansyah Edisaputra mengatakan, setuju flexing dengan melakukan branding dan memamerkan hal-hal positif dari hasil kinerja yang dicapai oleh ASN, namun Aris menyoroti banyaknya kejadian yang dilakukan ASN dan keluarganya yang memamerkan kekayaan, jabatan dll.













