“Adanya dukungan dari wakil rakyat Anggota DPR, Pejabat Negara juga Kelompok Kerja (Pokja) Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung Republik Indonesia FORSIMEMA-RI, Hakim bisa bekerja maksimal dan menjaga 8 nilai utama Mahkamah Agung yaitu: Kemandirian, Integritas, kejujuran, Akuntabilitas, Responsibilitas, keterbukaan, Ketidak berpihakan, Perlakuan yang sama di hadapan hukum,” tandas Syamsul Bahri, Sabtu (7/9).
Tugas Hakim sangat berat dan mulia. Beratnya mengambil keputusan perkara yang tentunya pertimbangannya tidak boleh meleset, di lihat dari berbagai aspek, Mulianya pertanggung jawabannya bukan di dunia saja tapi di akhirat. Walaupun tugas Hakim dalam memutuskan perkara tentunya ada yang merasa tidak puas.
Syamsul Bahri sebagai Ketua Umum FORSIMEMA-RI menambahkan, Hakim berkualitas adalah Hakim yang kesejahteraan terpenuhi, kenapa demikian, karena Hukum yang Harkat dan bermartabat tinggi dalam suatu negara di ukur dari Peradilan yang di cintai rakyatnya juga Negaranya.













