
Ditambahkan Thamrin, ada banyak agenda dan pekerjaan rumah yang harus dikerjakan pengurus. Selain mengakomodir dan memfasilitasi kembalinya saudara-saudara kita ke induk organisasi PBTI, dimana sebelumnya mereka menginduk atau diwadahi oleh organisasi lain, Pengurus juga memiliki tanggung jawab besar untuk meningkatkan capaian prestasi taekwondo Sulawesi Utara. Salah satu parameternya menurut Thamrin adalah capaian sulut di kejurnas tahun lalu.
“Saya menghimbau capaian Sulawesi Utara di Kejurnas tersebut menjadi catatan penting untuk dilakukannya evaluasi dan rekonstruksi pembinaan dan pengembangan prestasi atlet di Sulut,” tuturnya.
Melalui program kerja yang di fokuskan ke arah itu, PBTI siap melakukan pendampingan khusus terkait upaya untuk mendapatkan sumber daya taekwondoin yang berkualitas di Sulut. Hal ini dilakukan agar Sulut bisa kembali bersaing ketat dengan wilayah atau daerah lainnya.











