Sebagai informasi, kejuaraan ini mempertandingkan banyak kategori. Walaupun yang utamanya adalah tetap kategori usia atlet produktif. Yakni pra kadet, Kadet dan Junior.
Namun, Ketua Umum PBTI mengapresiasi positif kepada penyelenggara kejuaraan yang juga mempertandingkan kategori untuk kelas-kelas diluar usia produktif atlet. Ada yang kelas Under 30, U.40, U.50, U.60 bahkan sampai dengan U.65), yang mungkin diikuti oleh para pelatih-pelatih mereka yang mengikuti kejuaraan ini.
“Ini menunjukkan bahwa atmosfir kejuaraan dan semangat serta motivasi untuk terus berkompetisi tidak mengenal batas usia. Bahkan dari ajang ini diharapkan ada catatan positif, berupa evaluasi hasil kinerja latihan, sekaligus para pelatih serta pengurus makin aware dan adaptif pada bidang teknologi informasi dan komunikasi yang dapat menunjang para atlet untuk bisa melakukan kompetisi, studi kompetitif dan studi komparatif berupa try out secara online dan lain sebagainya. Yang kesemua itu merupakan solusi praktis namun efektif selama pandemi covid-19 masih berlangsung,” ujar Thamrin Marzuki.











