Ia menekankan, perbaikan komunikasi yang kian utuh mengarahkan seseorang pada kesempatan menjadi pemengaruh teladan atau the better communication, the better your chance to influence.
Ketepatan dan kecermatan dalam pengambilan keputusan juga merupakan sesuatu yang fundamental menurut Luthfi, mengingat para perwira merupakan “the man behind the gun”. Karenanya, Luthfi berharap mereka tidak hanya mengandal kesuksesan militer pada alutista dan teknologi semata, namun juga kebijaksanaan.
Selain itu, Luthfi menegaskan bahwa, penting bagi para perwira untuk dapat mengendalikan diri dari segala bentuk konflik kepentingan, struktural, bahkan konflik nilai, mengutip tulisan sahabatnya, Christopher W. Moore, saat Luthfi mengikuti pendidikan di Centre for Dispute Resolution di Bolder, Colorado, Amerika Serikat, 1995.













