Garut, BEDAnews
Pembenahan organisasi di tingkat internal, merupakan salah satu agenda prioritas yang akan dilakukan dalam kepengurusan GP Anshor kabupaten Garut, demikian diungkapkan Ketua Cabang GP Anshor kabupaten Garut, H. Subhan Fahmi, S.Ip., yang terpilih terpilih secara aklamasi dalam Konfercab Pengurus Cabang GP Anshor kabupaten Garut, pecan lalu di Gedung Pendopo dan Aula Musadaddiyah Garut.
"Walaupun formatur belum terbentuk, namun dianggap perlu GP An shor kabupaten Garut untuk segera melakukan pembenahan di internal organisasi," tutur Fahmi yang ditemui di Kantor PC NU Kabupaten Garut, Jl. Pembangunan, Rabu (21/11).
Pembenahan lanjutnya, terutama akan dilakukan di tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) atau tingkat kecamatan, karena walaupun eksistensi Anshor di kabupaten Garut sudah cukup lama, namun PAC yang terbentuk baru ada 38 Kecamatan, sementara 4 lainnya yaitu kecamatan Pamulihan, Leuwigoong, Cibalong dan Banjarwangi belum terbentuk.
Fahmi menargetkan, pembenahan tersebut selesai pada akhir tahun 2013, dimulai awal tahun ini. Dengan hitungan program ini satu tahun penuh bisa dilaksanakan dan selesai, struktur pengurus sudah harus sampai ke tingkat desa atau ranting diseluruh wilayah kabupaten Garut.
Sebagai benteng muda NU, Anshor kabupaten Garut harus menjadi ruh organisasi NU di kabupaten Garut, juga sebagai organisasi pelopor gerakan pemuda yang membawa perubahan ke arah yang lebih baik, tidak hanya dari Anshor, underbow NU seperti IPNU, IPPNU, PMII, dll. "Anshor harus bisa menjadi bentengnya para Kyai NU dalam berkiprah," ujar Fahmi.
Dengan keanggotaan sekitar sepuluh ribu massa, Anshor Garut diharapkan mampu mewarnai percaturan politik di Garut ini, yang notabene dipimpin oleh Bupati yang mantan kader Anshor. "Kita harus bersikap kritis terhadap segala kebijakan pemerintah, terutama kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat kecil, sebaliknya jika program pemerintah pro rakyat otomatis akan kita dukung dan kawal," tambahnyai.
Tidak hanya berkutat dipersoalan politik, lanjutnya, saat ini GP Anshor kabupaten Garut termasuk dalam 14 PC GP Anshor di Jawa Barat yang rencananya akan mendapatkan bantuan dari PP GP Anshor Pusat dalam pemberdayaan ekonomi berupa pendirian Baitul Mal Tamwil (BMT) di 14 kabupaten tersebut, yang murni merupakan lembaga ekonomi milik GP Anshor, dan pengurusnya diisi oleh orang orang Anshor itu sendiri.
"Program ini diadopsi dari Jawa Tengah dan Jawa Timur yang telah berjalan selama 15 tahun dengan asset yang sudah mencapai milyaran rupiah, nantinya pengurus BMT ini oleh Ex Officio yang diketuai oleh ketua Bidang Ekonomi di GP Anshor yang nanti kita bentuk," pungkas Fahmi. (Yuyus)












