Selain itu, menurutnya, dukungan dari KONI menunjukkan bahwa, langkah besar PBTI dalam melakukan terobosan sekaligus perubahan mendasar dalam sistem kejurnas ini diakui dan dirasakan efektifnya untuk ptogram regenerasi atlet di pentas dunia.
“Dan atlet banten yang turun siap membuktikan yang terbaik di wilayah 3 ini,” ujar Airin.
Selain itu, pihaknya juga telah mengevaluasi hasil prestasi taekwondoin Banten di PON Papua lalu dan dirinya mengakui bahwa kejurnas ini menjadi salah satu acuan dari upaya pengprov TI Banten melaksanaakan Evaluasi terhadap program pembinaan dan pengembangan prestasi atletnya.
Sementara itu, Ketua pelaksana sekaligus Sekum Pengprov TI Banten, Fiva Zabreno menjelaskan bahwa, Kejuaraan Nasional Taekwondo Wilayah 3 ini adalah kejuaraan level G2 – PBTI yang diselaraskan dengan program pemerintah melalui Kepres No.86/2021 yaitu tentang Design Besar Olahraga Nasional atau DBON.













