Bandung BEDAnews.com
Enam kepala daerah yang baru dilantik Gubernur Jawa barat diminta untuk bisa bersinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat. Hal ini penting agar pembangunan yang dilakukan bisa berjalan optimal.
Permintaan ini dikatakan Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari di Bandung.
Dikatakan, sinergitas di antara pemerintah menjadi faktor utama terwujudnya pembangunan yang berkualitas, terlebih, saat ini terdapat banyak program nasional di Jabar.
Berdasarkan Instruksi Presiden Nom Tahun 2016, keenam pasang kepala daerah itu harus segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan guna mewujudkan percepatan pembangunan.
Dengan begitu, Ineu berharap terjadinya percepatan serapan anggaran negara baik yang berasal dari APBD kabupaten/kota, provinsi, maupun APBN. "Kerjasama yang dibangun pusat dan daerah ini harus tercapai. Waktu harus cepat, bisa dilakukan bersama-sama, tanpa meninggalkan kewajiban-kewajiban," pungkasnya.
Ketua DPRD Jabar yang berasal dari PDI Perjuangan ini berharap, dengan adanya sinergi akan terjadi percepatan serapan anggaran negara baik yang berasal dari APBD kabupaten/kota, provinsi, maupun APBN.
Enam dari delapan pemenang pilkada serentak dilantik Gubernur Jawa Barat pada 17 Februari di gedung Merdeka Bandung, tanpa dua peserta Pilkada lainnya dari Kabupaten Cianjur dan Tasik.
Mereka yang dilantik ialah pasangan Jeje Wiradinata- Adang Hadari (Kab. Pangandaran), pasangan Marwan Hamami-Ajo Sarjono (Kab Sukabumi), M. Idris-Pradi S (Kota Depok), Anna Sophanah-Supendi (Kab. Indramayu), Cellica N-Ahmad J. Maksari (Karawang), Dadang M. Nasser-Gungun Gunawan (Kab. Bandung).@hermantz













