“Karena bangsa ini dilahirkan oleh sebuah peradaban yang unggul dan tercatat dalam sejarah dunia, yaitu peradaban kerajaan dan kesultanan Nusantara,” ujarnya.
Menurut LaNyalla, sumbangsih kerajaan dan kesultanan Nusantara terhadap lahirnya Indonesia tidak bisa dihapus dalam sejarah. Sebab, keberadaan kerajaan Nusantara inilah yang melahirkan berbagai macam tradisi yang ada di negeri ini.
Karena itu dirinya juga mengajak para raja dan sultan se-Nusantara untuk ikut aktif terlibat mengoreksi arah perjalanan bangsa.
“Kita harus berani bangkit, harus berani melakukan koreksi atas arah dan perjalanan bangsa ini demi Indonesia yang lebih berdaulat, berdikari dan mandiri,” ajak LaNyalla.
Hadir mendampingi Ketua DPD RI dalam acara tersebut, 3 Senator Kalimantan Timur yakni, Aji Mirni Mawarni, Nanang Sulaiman, Zainal Arifin, senator asal Aceh Fachrul Razi, Bustami Zainudin (Lampung), Evi Apita Maya (NTB), Djafar Alkatiri (Sulawesi Utara), Andi Muh. Ihsan (Sulawesi Selatan), Matheus Stefi Pasimanjeku (Maluku Utara) dan Staf Khusus Ketua DPD RI, Sefdin Syaifudin.













