CIMAHI, BEDAnews
Warga RT 05/20 Kelurahan Cibabat, ketakutan adanya benda mirip bom di lokasi rumah kontrakan milik Eti. Pasalnya, setelah ditinggal pengontrak rumah dan mendobrak pintu kamar kontrakan, terdengar bunyi alarm dari dalam kamar yang dikontrak Dikdik Setiadi, sejak tiga tahun lalu itu.
”Sekitar Pukul 07.00, kami mencoba mendobrak pintu kamar kontrakan karena ada hal yang mencurigakan, saat pintu terbuka ternyata ada bunyi alarm dari dalam rumah dan sejumlah barang yang mencurigakan kami takut jika di kamar itu ada perakitan bom, akhirnya hal itu kami laporkan ke polisi, dan mereka memasang police line,” kata Ketua RT 05/20 Kelurahan Cibabat Kecamatan Cimahi Utara, Udin Mahfudin, Senin (11/2).
Menurut Udin, sejak empat bulan lalu kamar kontrakan itu dibiarkan kosong, karenanya pemilik kamar bermaksud untuk mengontrakan kamar tersebut kepada orang lain, namun kondisinya dalam keadaan terkunci, sehingga warga merasa curiga, apalagi sang penghuni kamar selalu pulang larut malam antara pukul 23.00 atau 02.00 dini hari.
Dikatakan Udin, penyewa kamar yang dari logat bahasanya berasal dari Sumatera itu, ketika diminta KTP hingga saat ini tak pernah memberikannya, padahal sebagai Ketua RT, dia sangat membutuhkan identitas warganya. “Dia sering datang ke mesjid di wilayah kami, namun beberapa kali diminta KTP selalu saja ada alasan, sehingga kami merasa curiga dengan hal ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Cimahi AKP Sudjana saat dihubungi menyatakan tidak ada perakitan bom di lokasi kamar kontrakan tersebut. “Tak ada rakitan bom, yang ada pengecekan kamar kost yang ditinggalkan penghuninya,” terangnya, lewat pesan singkat kepada wartawan, Senin (11/2). (Bubun)











