Bandung, BEDAnews
Kalau ada anggapan bahwa kunjungan keluar negeri hanya membuang uang, saya dapat katakan bahwa sangatlah penting kita melakukan kerjasama ataupun partnership dengan negara lain, karena ternyata ketertinggalan kita atas hubungan-hubungan dengan negara luar telah membawa ketertinggalan Indonesia disegala sektor bagi kemajuan negara ini, demikian diungkapkan Ketua Komisi A DPRD Jabar Drs. H. Yusuf Puadz, kepada wartawan di DPRD Jabar Rabu (26/9).
Oleh karena itu menurut Yusuf, sangatlah tak bertanggung jawab jika ada kelompok yang senantiasa mengatakan bahwa kunjungan dan kerjasama dengan luar hanya menghamburkan uang saja.
Sesuai ketentuan Tata tertib DPRD Provinsi Jawa Barat, bahwa DPRD mempunyai tugas dan wewenang memberikan persetujuan atas rencana kerjasama Internasional yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Provinsi, maka tentu sebagai pertanggungjawaban konstitusional, DPRD hendaknya dapat memberikan dukungan penuh atas langkah-langklah dan rencana kerja sama yang sudah dirintis.
Diungkapkannya, ketua Komisi A yang melakukan kunjungan kerja ke Afrika Selatan ikut serta kunjungan balasan yang dilakukan bersama rombongan, kerjasama antar Provinsi Jabar dengan dua provinsi di kawasan Afrika Selatan yaitu Provinsi Limpopo dan Mpumalanga telah menghasilkan sesuatu yang sangat berharga bagi upaya kemajuan kedua belah pihak.
Kunjungan penjajakan produktif lanjut Yusuf, sebagai upaya konkrit bagi terlaksananya hubungan yang lebih real, baik menyangkut Pemerintahan, Hubungan antar Parlemen, Hubungan Bisnis /Ekonomi, Pariwisata, Lingkungan, serta hubungan serius Asosiasi Perdagangan Indonesia dalam hal ini diwakili Kadin Jabar dengan NAFCOC organisasi serupa dengan Kadin di Afrika Selatan mendapat sambutan yang hangat dan penuh Persahabatan.
Sementara mengenai kerjasamanya sendiri dikatakan anggota DPRD Jabar dari Dapil Sukabumi, Sukabumi, Cianjur ini. Kerjasama yang dilakukan kedua belah pihak antara lain telah dilakukan penandatangan kesepahaman untuk melaksanakan hubungan yang lebih konkrit antara Kadin dan NAFCOC di Afrika Selatan dan direncanakan pada bulan oktober tahun 2012 perwakilan NAFCOC sekitar 150 orang akan berkunjung ke Jawa Barat untuk lebih mengkongkritkan kerjasama dibidang Bisnis.
Salah satu yang mereka rencanakan adalah membangun kerjasama perbankan kedua belah pihak antara Mega Bank yang mereka miliki dan tentu BJB, bank yang mulai bisa mewujudkan harapan untuk terwujudnya langkah konkrit di bidang bisnis dan memiliki potensi besar.
Kedua belah pihak, Jawa Barat yang sedang berkembang dan berbenah dengan kemampuan yang mandiri dengan Afrika Selatan sebagai negara paling maju dan potensial di kawasan Afrika. Dan tentu DPRD Jawa Barat dapat menjadi pendukung pendorong dan sekaligus dalam sejarah kedewananannya dapat menyetujui kerja sama internasional ini, termasuk kerja sama antar Parlemen dan mewujudkan Sister Province periode ini.
Sebagai bagian dari langkah besar memasuki perwujudan masyarakat dunia internasional yang harus terus diupayakan dan diperjuangkan bersama masyarakat Jawa Barat menuju perubahan yang signifikan. (hermanto)











