KAB. BANDUNG || bedanews.com — Bertempat di Hotel Savoy Homan Bandung, Jum’at 20 September 2024, Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna yang diwakili Kadiskomimfo Kabupaten Bandung, H. Yosep Nugraha, meraih penghargaan bergengsi Lontar Award dari Serikat Perusahaan Pers (SPP), sebagai bentuk apresiasi atas jasa dan sumbangsihnya dalam memajukan industri dan ekosistem pers, khususnya pers lokal.
Penghargaan itu diserahkan Ketua Umum SPP Pusat, Januar P. Ruswita, sebagai bentuk apresiasi atas jasa dan sumbangsihnya dalam memajukan industri dan ekosistem pers, khususnya pers lokal. Juga menjadi bukti pengakuan konkret atas kinerja positif dan kerja keras Dadang Supriatna sebagai Bupati Bandung.
Kali ini, Bupati Dadang Supriatna meraih penghargaan bergengsi Lontar Award dari Serikat Perusahaan Pers sebagai bentuk apresiasi atas jasa dan sumbangsihnya dalam memajukan industri dan ekosistem pers, khususnya pers lokal.
“Penghargaan Lontar Award ini merupakan apresiasi tertinggi perusahaan pers kepada pemimpin daerah atas dedikasinya memajukan ekosistem pers di daerahnya,” ujar host pembaca apresiasi.
Uhtuk itu Kang DS sapaan akrab Bupati Bandung, menjadi satu-satunya kepala daerah di Indonesia yang memperoleh penghargaan Lontar Award ini. Termasuk Pemprov Jabar juga menjadi satu-satunya pemerintah daerah penerima Lestari Award dari Serikat Perusahaan Pers Pusat.
Pada sambutannya, Januar P. Ruswita secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Bupati Dadang Supriatna, karena selama ini sangat ”welcome” terhadap insan pers maupun perusahaan pers terutama dalam memajukan perusahaan pers lokal.
Bahkan kebijakan Kang DS yang memperhatikan dan mengakomodir perusahaan pers dinilai sangat berperan dalam mempertahankan eksistensi sekaligus memajukan perusahaan pers, khususnya perusahaan media lokal di Kabupaten Bandung dan Jawa Barat.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati Dadang Supriatna yang selama ini membuka tali silaturahmi dan pintu komunikasi yang hangat dengan rekan-rekan media. Utamanya media lokal Kabupaten Bandung dan media-media Jawa Barat,” kata Januar P Ruswita.
Januar berharap, semoga silaturahmi yang terjalin baik antara media dan Bapak Bupati terus terjaga, bahkan bertambah erat. Selamat atas penghargaan tertinggi Lontar Award ini.
Sementara itu, Kang DS mengungkapkan kebanggaan dan rasa terima kasihnya kepada Serikat Perusahaan Pers (SPP) atas penghargaan Lontar Award yang diterimanya atas dedikasinya memajukan ekosistem pers khususnya perusahaan pers lokal di Kabupaten Bandung.
“Saya merasa sangat bersyukur dan berterima kasih atas penghargaan luar biasa ini. Penghargaan ini menjadi bukti nyata dari komitmen Pemkab Bandung dalam membangun komunikasi yang baik dengan perusahaan dan insan pers di Kabupaten Bandung dan Jawa Barat,” ucap Kang DS.
Kang DS menyebut bahwa penghargaan Lontar Award ini menjadi motivasi tersendiri bagi Pemkab Bandung untuk terus meningkatkan kinerja dan kerjasama dengan media massa terutama dalam hal publikasi dan komunikasi publik.
“Semoga penghargaan ini dapat menjadi inspirasi bagi kami untuk terus bekerja keras dalam membangun Kabupaten Bandung yang lebih Bedas,” tambah Kang DS.
Kang DS yang terkenal dengan BEDAS-nya itu di Kabupaten Bandung dan wilayah lainnya, juga menyampaikan terima kasih kepada perusahaan dan insan pers Kabupaten Bandung yang selama ini ikut berperan aktif dalam membangun Kabupaten Bandung, khususnya melalui pemberitaan yang objektif, akurat dan mencerdaskan.
“Terima kasih kepada temen-temen media yang selama ini telah bersama-sama berkontribusi dalam membangun Kabupaten Bandung. Saya sangat terbuka dengan media. Bagi saya temen-temen media adalah sahabat,” ucap Kang DS sambil tersenyum.
“Terima kasih juga kepada Diskominfo Kabupaten Bandung yang selama ini telah menjalin komunikasi dan kerjasama yang baik dengan media dan insan pers. Media ini sangat penting bagi suksesnya pembangunan di Kabupaten Bandung,” tambah Bupati Bedas.
Ia berharap kerjasama dan komunikasi yang selama ini telah terjalin sangat baik dapat terus ditingkatkan. Bahkan, ke depan Bupati Dadang Supriatna berencana akan meningkatkan anggaran belanja publikasi demi mewujudkan pers yang sehat dan berkualitas. (**)













