Diakhir perbincanaghnnya. Prof Isop memberikan motivasi dan pesan moral kepada insan akademik bahwa dalam membangun peradaban bangsa adalah pentingnya menjadikan ilmu sebagai jalan pengabdian, bukan sekadar prestise pribadi.
“Dalam perjalanan akademik hingga meraih Guru Besar, saya meyakini bahwa ilmu harus diorientasikan untuk kemaslahatan umat dan kemajuan bangsa. Setiap riset, pengajaran, dan pengabdian masyarakat harus dilandasi dengan niat tulus untuk mencerdaskan kehidupan dan membangun karakter generasi penerus.” Ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa Insan akademik memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga integritas, memperjuangkan kebenaran ilmiah, dan menjadi teladan dalam berpikir kritis serta berperilaku etis. Di tengah dinamika global dan tantangan budaya, akademisi harus mampu menjadi penjaga nilai-nilai luhur bangsa, sekaligus inovator dalam merancang masa depan pendidikan. Peradaban tidak dibangun hanya dengan teori, tetapi dengan aksi nyata dan komitmen jangka panjang terhadap nilai keilmuan, kebangsaan, dan kemanusiaan. Selamat dan berkah!*** brajamusti













