KAB. BANDUNG || bedanews.com — Melalui konsep pentahelix atau multipihak, dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Asep Kusumah, dimana unsur Pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, dan media bersatu padu berkoordinasi serta berkomitmen untuk mengembangkan potensi lokal dengan menjadikan seputaran Dome Balerame dijadikan Hutan Kota.
Pada peringatan hari lingkungan ini, menurutnya, sudah menjadi sebuah kebijakan Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna, untuk bisa meyakinkan bahwa banyak masyarakat masih banyak yang bisa berkarya juga membangun kualitas pendidikan.
“Bahwa kita mampu mencari media-media untuk menyalurkan energi kita semua, kita punya optimisme, dan kita harus selalu menjadi kontributor positif untuk penyelesaian masalah lingkungan,” katanya di Dome Balerame Soreang, Rabu 17 Juli 2024.
Asep menambahkan, untuk konsep itu ia melibatkan lebih dari 1200 tanaman, dan ini merupakan kebanggaan karena masih ada masyarakat yang baik juga peduli terhadap lingkungannya.
“Orientasinya adalah menggambarkan bagaimana ketika alam tumbuh segalanya berubah, berikut aura kita, baik kehidupan kita baik sumber air, ini merupakan keunggulan untuk melengkapi diri kita sendiri dalam upaya melestarikan dan menjaga lingkungan, dan Kabupaten Bandung meraih Top Two di Bappenas,” ujarnya.
Sementara Tokoh Pemerhati Lingkungan, Eyang Memet, menyebutkan kalau dirinya membawa 380 tanaman dengan 16 jenis pohon asli dari Indonesia, sebagai bentuk kepeduliannya terhadap lingkungan.
Eyang Memet menvisualisasikan kalau Pemkab Bandung sangat peduli dengan konservasi lingkungan. Tentunya dengan adanya inovasi yang akan dilaksanakan nanti akan membawa pengaruh positif bagi masyarakat sehingga tumbuh sikap kepeduliannya terhadap lingkungan.
“Insya Alloh dengan adanya Taman Kota bisa memotivasi semua pihak,” pungkas Eyang Memet.***













