Dari sisi fiskal, Restuardy menyampaikan bahwa, realisasi pendapatan dan belanja APBD Kepri pada tahun anggaran 2024 masih berada di bawah rata-rata nasional. Sementara pada awal 2025, realisasi belanja dan pendapatan mulai menunjukkan tren lebih positif, meskipun tetap perlu percepatan.
Selain itu, Pemerintah Daerah juga didorong mendukung berbagai program strategis nasional, seperti swasembada pangan, makan bergizi gratis, penguatan Koperasi Desa, hingga pengembangan wilayah perbatasan berbasis ekonomi hijau.
Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menegaskan bahwa, Provinsi Kepri berhasil melewati berbagai tantangan dalam lima tahun terakhir dengan hasil yang membanggakan.
Berbagai capaian ekonomi menjadi bukti bahwa, pondasi pembangunan Kepri terus menguat. Pemprov juga terus mendorong program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti bantuan sosial dan penguatan layanan dasar.













