Kendati sosialisasi dilaksanakan secara daring, Yana menyerukan agar hal ini tak lantas jadi hambatan bagi para kepala sekolah untuk mencerna setiap paparan. Program ini harus dapat terimplementasikan secara optimal.
“Acara sosialisasi hari ini mudah-mudahan menambah wawasan dan keterampilan para kepala sekolah dalam menerapkan PSP. Substansinya adalah menjadikan sekolah sebagai pencetak SDM masa depan yang berkarakter dan berintegritas,” ujarnya.
Yana berharap, program ini mampu mengembangkan potensi siswa secara maksimal. Sehingga di samping memiliki kompetensi keilmuan yang mumpuni, juga sekaligus diimbangi oleh karakter yang kuat.
Sebagai pilar utamanya, sambung Yana, para pelajar memperoleh pemahaman terhadap pancasila, UUD 1945, konsep Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.













