Kegiatan dilanjutkan dengan dialog interaktif, kunjungan ke BUMDes dan destinasi wisata lokal seperti Umbul Ponggok dan Koperasi Merah Putih, serta pemberian penghargaan kepada tokoh-tokoh penggiat P4GN. BNN berharap bahwa, hasil dari studi banding ini dapat direplikasi ke Desa-desa lain di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah rawan narkoba, sebagai bagian dari transformasi Desa menuju kemandirian dan ketahanan terhadap ancaman narkotika.
Kunjungan ini menjadi simbol bahwa, pemberantasan narkoba tidak cukup dilakukan secara birokratis dari atas, tetapi harus dibangun dari bawah – dari Desa, dari keluarga, dari individu. Semangat kolaborasi yang digaungkan BNN sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, terutama dalam pencegahan narkoba demi membangun sumber daya manusia unggul, Desa mandiri dan bangsa yang berdaulat. (Red).













