“Jangan pelit ilmu, kita ini semua terbatas tidak akan selamanya, jadi kalau berpikir utamakan dulu keluarga atau tim pendukung kebanyakan yang bisa diatur untuk kepentingan seseorang atau sekelompok yang dapat menimbulkan cemburu sosial ini bahaya, ibarat menyimpan bahan yang dapat meletus suatu hari dan akan merugikan semua lebih parah,” jelasnya mengingatkan.
Intinya tahan diri untuk tidak serakah dan merasa hebat tanpa ada rasa malu, secara tidak langsung meremehkan atau menyepelekan yang lain, mari rangkul mereka bersama berdaya dengan karya bukan dihiasi dengan cibiran dan cacian serta bisik-bisik kebiasaan busuk yang menimbulkan praduga atau kecurigaan berlebihan, sementara mereka diperlukan, ingat benci saat ini, suatu hari bisa dirindukan, karena kita mahkluk sosial, satu sama lain saling memerlukan,” jelas Agus.











