KAB. BANDUNG || bedanews.com — Menurut pandangan musim ketua Forum Peduli Kabupaten Bandung (FPKB), RH. Bastaman Al Hasani, angota Dewan dan Caleg harus ada kepedulian terhadap lingkungan dan pro masyarakat miskin, karena kemiskinan saat ini sudah menurun, bukan jumlahnya melainkan menurun kepada anak cucunya.
Bastaman merasa prihatin dengan hal tersebut, sebab dewan dan caleg lebih mementingkan konstitiennya dan memprioritaskannya ketimbang masyarakat miskin yang sekarang keadaannya tidak berubah.
“Disinilah semestinya dewan bisa cepat tanggap dalam mengayomi masyarakat dan memberikan pengabdiannya tanpa harus melihat latar belakang masyarakat,” katanya di gedung DPRD Kabupaten Bandung, Kamis 21 Desember 2023.
Ia merasa pesimis menemukan dewan dan caleg seperti itu. Diakuinya hingga saat sekarang tidak pernah menemukan sosok sepeeti itu. Kesibukannya selama hanya melayani pemilihnya atau konstituennya, sementara masyarakat miskin yang menfharapkan adanya perhatian seakan tetabaikan.
Juga di musim kampanye sekarang, seharusnya caleg atau imcoben tidak memasang baliho di pohon-pohon. Pohon itu, diungkapkannya, merupakan bagian yang mendapat perlindungan perda. Dengan adanya tempelan baliho jelas itu merupakan salah satu tindakan yang merusak alam.
“Mungkin bagi mereka hal itu merupakanasalah kecil tapi bagi lingkungan adalah tindakan yang tidak diperbolehkan,” ujarnya.
Selanjutnya ia membahas tentang lahan di Kabupaten Bandung yang diprediksilkannya banyak di beli oleh cukong-cukong. Salah satunya situs Situ Burung di Katapang yang seharisnya dilestarikan.sekarang berubah wujud menjadi perumahan.
Selain permasalahan musim pancaroba, ia.menuturkan, di peralihan musim.itu banyak kejadian-kejadian berupa bencana alam yang terjadi, seperti longsor, banjir, hujan badai, dan pergeseran tangan. Semua fokus di masalah tersebut, tanpa memikirkan kalau musim pancaroba juga membawa penyakit bagi masyarakat.
Bastaman mempertanyakan semua hal itu yang disebutkannya peran pemerintahan juga caleg-caleg tidak sampai ke masalah itu. Semua terlihat sibuk dengan kebutuhan sektoral juga personal yang menjadi targetnya masing-masing.
Ia tidak terlalu banyak menaruh harapan besar kalau permasalahan itu bisa ditanggulangi dengan cepat, apalagi sekarang masa kampanye yang lebih dominan dalam pengumpulan dan penguatan suara.
“Namun saya mengimbau kepada masyarakat dalam.melaksanakan hak pilihnya jangan sampai salah pilih, tapi pilihlah sosok yang peduli dengan lingkungan, sosial, termasuk masyarakat miskin,” pungkasnya.***













