Pilu bagaikan disayat sembilu, anak yang disayangi harus pergi dan tidak akan pernah kembali. Sakit yang dirasa tidak terhenti. Air matapun kering habis membasahi diri menyesali kenapa peristiwa ini terjadi. Nofedi Lahagu warga dusun II , Desa Banua, Nias utara Sumatra Utara, harus menelan pil pahit mendapati ketiga anaknya meregang nyawa usai mencoblos di Pilkada Sumut. Tidak kalah kagetnya, ia mencoba menyelamatkan istrinya yang mencoba bunuh diri setelah membunuh ketiga buah hatinya tersebut (kompas,15/12/2020).
Dilansir dari tribunnews (14/12/2020), akhirnya ibu yang telah membunuh ketiga anaknya kini dikabarkan meninggal saat menjalani hukuman di penjara. Semakin bertambahlah kesedihan Nofedi Lahagu, ia mengungkapkan selama ini mengalami himpitan ekonomi. Terkadang ia dan keluarganya merasakan kesulitan mendapatkan makanan bahkan tiga hari baru bisa makan. Tidak jarang ia hanya bisa memberikan pisang untuk dimakan oleh keluarganya.













